Pemberian Hak Akses pada File dalam Sistem Operasi Linux

Pengertian

Hak akses file merupakan sebuah hak yang diberikan kepada seorang user terhadapap sebuah file atau direktory. Hak akses terdiri dari read, write dan execute. Read yang memiliki mode numeric 4 ini berfungsi untuk memberikan hak akses berupa membaca dan membuka file atau direktori. Write yang memiliki kode numeric 2 berfungsi untuk memberikan hak akses untuk melakukan modifikasi file atau direktori. Sedangkan execute merupakan hak akses yang diberikan untuk menjalankan sebuah file atau direktori.

Hak akses dapat diberikan kepada tiga tipe user yaitu owner, group, dan other. Owner merupakan user yang membuat atau pemilik dari suatu file atau direktori. Group merupakan user yang tergabung dalam grup yang sama dengan owner. Sementara other merupakan user yang user diluar owner dan group. Dalam mode numeric hak akses diartikan digit pertama merupakan owner, kedua merupakan group, yang ketiga merupakan owner. Misalnya chmod 755 berarti owner memiliki hak akses rwx kemudian group dan other memiliki hak akses r-x.

Hak akses File (File Permission) merupakan hak yang diberikan kepada user untuk mengakses sebuah file/directori. Ada 3 Macam hak Akses(File Permission) pada sistem operasi linux yaitu :
a. Read, Mengizinkan user lain hanya untuk membaca dan membuka file/direktori tetapi user lainnya tidak dapat melakukan perubahan atau modifikasi file/direktori.
b. Write, Mengizinkan user lain untuk memodifikasi sebuah file/direktori sehingga user lain dapat melakukan penambahan, pengubahan, dan penghapusan file atau direktori.
c. Execute, Hak akses Execute mengizinkan user bisa menjalankan/mengeksekusi file/direktori pada sistem operasi sebagai program atau shell script, atau bisa dibilang fulluser.

Selain hak akses (file permission) diatas yang dimiliki file/direktori sistem operasi Linux juga terdapat tiga buah mode akses terhadap file/direktori.
a. Owner, Hak akses user pemilik file/direktori sehingga user lain tidak dapat melakukan modifikasi pada file/direktori tersebut apabila tidak mendapatkan izin akses pemilik file/direktori.
b. Group, Hak akses yang dimiliki group tempat user tersebut berada sehingga hanya user yang didaftarkan di dalam group yang bisa mengakses file/direktori tersebut.
c. Other, Hak akses yang dimiliki setiap user selain pemilik file/direktori. Sehingga user lain dapat mengakses file/direktori yang dimiliki oleh owner tersebut tergantung pada file permision yang diberikan oleh owner.

Mode numerik menggunakan angka satu sampai empat oktal (0-7), diperoleh dengan penambahan nilai bit 4, 2 dan 1. Misalnya “chmod 755” digit pertama menandakan hak akses yang diberikan kepada owner dengan mode numerik 7 yang artinya owner dapat melakukan read, write, dan execute. Sementara digit kedua merupakan hak akses yang diberikan kepada group, dan digit ketiga merupakan hak akses yang diberikan kepada other.
tabel mode numerik hak akses

Berikut adalah tutorial implementasi pemberian hak akses pada file

1. Pertama, buat file dengan nama tupen dengan cara masuk ke “nano tupen”, Kemudian, masukkan kode, kemudian simpan file
nano file tupen

2. Kemudian, ketikkan perintah chmod 755 tupen, perintah chmod tersebut digunakan untuk mengatur hak akses pada file tupen, 755 berarti owner dapat melakukan read, write, dan execute kemudian group dan other hanya dapat melakukan read dan execute.

3. Setelah itu jalankan file tupen dengan cara ./tupen
menjalankan file tupen
Pemberian Hak Akses pada File dalam Sistem Operasi Linux Pemberian Hak Akses pada File dalam Sistem Operasi Linux Reviewed by Syafriansyah Muhammad on 8/09/2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.